Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 29 Juni 2012

Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP

Seiring berjalannya waktu, komputer atau laptop biasanya akan menjadi berat dan lambat. Penyebabnya bisa bermacam-macam, seperti: terlalu banyak aplikasi yang terinstal, registry yang sudah tidak optimal karena sering install dan uninstall, atau bahkan ada file system yang corrupt karena terkena virus atau trojan.
Dalam beberapa kasus, masalah-masalah tersebut bisa diselesaikan satu persatu secara parsial. Namun tidak jarang juga, masalahnya sudah sedemikian kompleks sehingga cara terbaik untuk menyelesaikannya adalah dengan install ulang OS. Bagaimanapun, adalah suatu keniscayaan bahwa suatu saat laptop atau komputer perlu untuk di-install ulang sistem operasinya.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Metode yang umum untuk meng-install ulang OS Windows adalah dengan menggunakan bootable CD/DVD Windows yang sudah ada. Namun hal ini ternyata menjadi masalah tersendiri khususnya bagi komputer atau laptop yang CD/DVD ROM-nya sudah rusak. Hal ini lumrah terjadi mengingat CD/DVD ROM memang perangkat yang relatif lebih mudah rusak. Selain itu, beberapa tipe netbook yang beredar sekarang  sengaja tidak dilengkapi dengan DVD ROM untuk menekan harga jual. Lalu bagaimana mereka bisa melakukan install ulang? Apakah harus membeli DVD external?
Untungnya sejak beberapa tahun yang lalu, motherboard komputer/laptop/netbook sudah dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan untuk melakukan booting dari USB. Dengan adanya fitur ini maka menjadi memungkinkan untuk melakukan booting dari USB Flash Disk (UFD). Tentu saja UFD perlu kita siapkan sedemikian rupa agar bisa digunakan untuk keperluan ini. Di artikel ini akan dibahas mengenai cara untuk membuat Bootable UFD untuk Windows 7 dan Windows XP.
WINDOWS 7
Yang dibutuhkan:
  1. Source Installer Windows 7. Kalau source Anda berbentuk DVD maka Anda butuh DVD ROM (bagi yang tidak punya bisa pinjam DVD ROM external ataupun pinjam laptop/komputer teman yang DVD ROM-nya masih bagus, hehe..).  Kalau source Anda berbentuk ISO maka Anda tidak perlu DVD ROM lagi tentunya.
  2. UFD minimal 4G. Kalau Source Installer Windows 7 Anda sudah include Service Pack 1, kemungkinan 4G tidak cukup jadi Anda butuh UFD yang lebih besar. Dalam contoh ini saya menggunakan UFD 8G.
  3. Cara ini hanya bisa dilakukan under Windows Vista atau Windows 7. Jadi jika OS yang sedang Anda gunakan adalah Windows XP maka Anda tidak bisa melakukan cara ini.
Langkah-langkahnya:
  • Siapkan dan colokkan UFD. Pastikan data-datanya sudah dibackup karena selama proses nanti UFD akan diformat.
  • Buka Start -> All Programs -> Accessories, lalu klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run As Administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika muncul windows UAC klik saya Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik DISKPART lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik LIST DISK lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan letak UFD Anda ada di Disk nomor berapa. Dalam ilustrasi di atas terlihat bahwa UFD saya ada di Disk nomor 2. Sehingga selanjutnya ketik SELECT DISK 2, lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CLEAN lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CREATE PARTITION PRIMARY lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik SELECT PARTITION 1 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik ACTIVE lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik FORMAT FS=NTFS lalu tekan Enter. Selanjutnya tunggu sampai proses format selesai 100%.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik ASSIGN lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik EXIT lalu tekan ENTER. Sampai disini biarkan dulu window Command Prompt, jangan ditutup dulu karena nanti kita akan kembali ke sini lagi.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Siapkan Source Installer Windows 7 Anda. Jika dalam bentuk DVD masukkan ke DVD ROM, jika dalam bentuk ISO segera mount dengan aplikasi virtual drive yang Anda punya.
  • Perhatikan baik-baik direktori atau drive letter tempat Source Installer Windows 7 tersebut. Dalam contoh ini punya saya ada di drive E.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Kembalilah ke window Command Prompt lagi. Sekarang kita ingin masuk ke direktori tempat Source Installer Windows 7 tersebut (dalam contoh ini ada di drive E). Jadi ketik E: lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CD BOOT lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan baik-baik drive letter UFD Anda. Dalam contoh ini UFD saya ada di drive I. Jadi ketikkan BOOTSECT /NT60 I: lalu tekan Enter (seumpama UFD Anda ada di K, maka perintah yang harus diketik adalah BOOTSECT /NT60 K:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Window Command Prompt sekarang sudah bisa ditutup. Selanjutnya tinggal meng-copy semua file yang ada di Source Installer Windows 7 ke UFD Anda.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketika akan digunakan jangan lupa untuk men-set BIOS supaya bisa melakukan booting dari USB.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Hasilnya UFD Anda pun bisa digunakan untuk install ataupun repair Windows 7 Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
WINDOWS XP
Yang dibutuhkan:
  1. Source Installer Windows XP. Kalau source Anda berbentuk DVD maka Anda butuh DVD ROM (bagi yang tidak punya bisa pinjam DVD ROM external ataupun pinjam laptop/komputer teman yang DVD ROM-nya masih bagus, hehe..).  Kalau source Anda berbentuk ISO maka Anda tidak perlu DVD ROM lagi tentunya.
  2. UFD minimal 2G.
  3. Download file MYA.zip di sini. File tersebut berisi folder MYA yang didalamnya ada 3 aplikasi penting yaitu BootSect, PeToUSB, dan USB_Prep8. Extract folder MYA ke harddisk Anda. Dalam contoh ini folder MYA saya extract ke (D:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Langkah-langkahnya:
  • Masuklah ke D: -> MYA -> PeToUSB_3.0.0.7 lalu klik kanan PeToUSB dan pilih Run as administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Bila muncul window UAC klik saja Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan muncul window PeToUSB. Pastikan Anda mencontreng dan mengisi pilihan seperti yang dilingkari merah dibawah ini. Kalau sudah klik Start.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan ada konfirmasi continue. Klik Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan ada peringatan sekali lagi. Klik Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Setelah format selesai, klik OK.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Buka Start -> All Programs -> Accessories, lalu klik kanan pada Command Prompt dan pilih Run As Administrator.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika muncul windows UAC klik saya Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik D: lalu tekan Enter. Selanjutnya ketik CD MYABOOTSECT kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Perhatikan baik-baik drive letter UFD Anda. Dalam contoh ini UFD saya ada di drive G. Jadi ketikkan BOOTSECT /NT52 G: lalu tekan Enter (seumpama UFD Anda ada di K, maka perintah yang harus diketik adalah BOOTSECT /NT52 K:).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik CD.. lalu tekan Enter. Selanjutnya ketik CD USB_PREP8 kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik USB_PREP8 kemudian tekan Enter. Akan muncul beberapa keterangan. Tekan saja sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Selanjutnya akan ada beberapa jenis pilihan. Sebelumnya siapkan dulu Source Installer Windows XP Anda. Jika dalam bentuk DVD masukkan ke DVD ROM, jika dalam bentuk ISO segera mount dengan aplikasi virtual drive yang Anda punya.
  • Ketik angka 1 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Pilih drive tempat Source Installer Windows XP Anda berada.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketika angka 3 lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Masukkan drive letter UFD Anda. Karena tadi UFD ada di drive G maka ketikkan G lalu tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Ketik angka 4 lalu tekan Enter. Selanjutnya akan muncul konfirmasi apakah Anda yakin untuk melakukan format. Ketik saja Y kemudian tekan Enter.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Tunggu sampai proses format selesai. Lalu tekan sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Program akan melakukan proses, tunggu saja beberapa saat. Jika sudah muncul tampilan seperti di bawah ini tekan saja sembarang tombol.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Akan muncul window konfirmasi. Klik Yes dan tunggu beberapa saat sampai proses selesai.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Jika sudah selesai, akan muncul window Change Migrate seperti di bawah ini. Klik saja Yes.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Klik Yes lagi untuk Unmount Virtual Drive.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Setelah itu tekan sembarang tombol dua kali dan UFD kini sudah siap untuk digunakan.
  • Ketika akan digunakan jangan lupa untuk men-set BIOS supaya bisa melakukan booting dari USB.
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
  • Untuk booting pertama kali pilih option nomor satu (TXT Mode). Setelah membuat partisi dan format harddisk serta copy file, komputer/laptop akan restart. Kali ini pilih option nomor dua (GUI Mode).
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP Image
Demikian penjelasan untuk membuat Bootable USB Flash Disk untuk Windows 7 dan Windows XP. Semoga bisa membantu Anda, khususnya bagi yang tidak memiliki DVD ROM. Selamat mencoba!



15 Hal Yang Melanggar Aturan Google Adsense

Google Adsense merupakan program favorit yang sangat menarik dalam mendapatkan dollar secara online, dengan hanya menempatkan iklan kontekstual di situs Web atau blog Anda. Satu hal yang pasti Google menyadari hal tersebut dan membuat aturan yang sangat ketat yang harus Anda patuhi. Tapi kenyataannya tidak semua orang mau membaca TOS (peraturan) yang sangat ketat dari Google, pokoknya daftar, di-approved dan langsung masukkin ke blog dech… Semoga itu bukan Anda
Untuk menjadi publisher adsense, Anda harus mentaati aturan dan peraturan yang telah ditetapkan Google. Banyak kesalahan umum yang selalu dibuat oleh para blogger dalam upaya mereka menghasilkan dolar melalui Google Adsense. Hindarilah 15 hal yang melanggar aturan Google Adsense dibawah ini :

1. Jangan Pernah Klik iklan Anda sendiri dengan cara apa pun

Aturan yang paling banyak dilanggar oleh publisher adsense, dengan hukuman banned dari Google yang mencapai 70%. Hal ini (mungkin) terjadi karena Anda mau mencoba sistem mereka dengan mengklik iklan Anda sendiri. Bagi mereka yang menguji sistem, dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang memberikan klik tidak disengaja, ada cara untuk membantu Anda agar tidak di banned oleh Google, yaitu dengan mengirimkan email pemberitahuan Anda sengaja mengklik iklan Anda sendiri untuk ‘mempelajari’ sistem mereka. Mereka pasti akan membantu Anda kok, samalah seperti waktu Anda melakukan sesuatu yang salah, lalu meminta maaf… Pasti dimaafkan kok.
2. Jangan menempatkan lebih dari 3 ad unit dan 3 ad link atau 2 kotak pencarian pada setiap blog
Google memberikan maksimal 3 ad unit dan ad link dengan 2 kotak pencarian untuk ditempatkan pada 1 halaman penuh. Walaupun anda bandel dgn menempatkan iklan keempat, Anda tidak usah khawatir karena iklan itu tokh tidak akan muncul. Nakh daripada melanggar aturan Google adsense tapi gak ada hasil, mendingan gak usah dilanggar dekh.
3. Jangan Pernah merubah atau menerapkan kode baru di adsense
Bila Anda telah mendapatkan kode iklan adsense anda, pastikan Anda untuk tidak merubah-rubah kode iklan tersebut. Anda hanya diperbolehkan merubah warna, kode ukuran dan banner. Untuk yang tidak mahir dalam HTML, don’t try this at home… Kalaupun terlanjur kutak-katik ya balik aja ke halaman konfigurasi.
4. Buka 1 Account untuk 10 blog
Jika Anda memiliki 10 blog yang ingin anda monetize dengan google adsense, maka 1 account sudah cukup, tidak ada larangan bagi Anda untuk membuka lebih dari 10 blog. Ini saya sarankan hanya untuk meminimalkan sebuah kesalahan kecil yang dampaknya dapat membuat account Anda di-banned.

5. Jangan mengumbar rahasia akun adsense Anda

Hal ini dapat terjadi ketika Anda sedang memamerkan laporan penghasilan google adsense Anda. Harus selalu diingat bahwa Anda hanya diperbolehkan untuk menampilkan kolom penghasilan, karena didalam akun adsense anda terdapat isu-isu sensitif yang menunjukkan CTR dan impressions.
6. Jangan menjebak pembaca untuk meg-klik iklan anda
Jangan menyesatkan iklan Anda ke pengunjung blog, ini adalah salah satu prinsip Google. Label seperti Sponsor, advertisement masih diperbolehkan, tapi label “Click here for more” or “Great offers” sangat tidak dianjurkan. Jangan sampai dech kena banned Google karena tindakan seperti itu.

7. Jangan menampilkan iklan Anda pada browser yang baru

Tidak dianjurkan bagi Anda untuk mengubah coding di tempat pertama dan dengan menambahkan kode seperti target=”_blank” agar terbuka di browser yang baru, ini melanggar TOS google adsense.
8. Jangan menempatkan iklan atau layanan pencarian yang sejenis
Hal ini tidak dianjurkan bagi anda untuk menjalankan iklan teks kontekstual yang sejenis. Google hanya membolehkan layanan alternatif seperti AuctionAds, Chitika atau iklan yang disediakan yahoo. Jangan pernah mencoba untuk menciptakan struktur link yang mirip dengan iklan adsense, karena ternyata si mbah Google sangat pencemburu buta lho…
9. Jangan pernah memasukkan gambar pada iklan Adsense
Gambar dan iklan dapat menjadi daya tarik bagi orang lain untuk mengklik iklan anda yang tidak relevan. Google hanya mengijinkan foto dengan penempatan iklan jika ada batas yang jelas antara iklan dan gambar, jika tidak maka bertentangan dengan TOS mereka.

10. Jangan bergabung pada program click farms

Saya pernah melihat program click farms ini di buxstro dan sejenisnya, mereka menyatakan bahwa mereka akan memberikan klik pada iklan adsense Anda dari semua member yang bergabung. Tadinya sich tertarik banget untuk gabung, karena tidak terlalu mahal biaya registrasi-nya. Tapi setelah baca-baca TOS-nya google ternyata tidak diperbolehkan. Yakh gak jadi dekh…
11. Menggunakan program pihak ke-3 untuk meningkatkan impressions
Ini sama dengan yang nomor 10, Anda juga tidak boleh menggunakan program berbayar autosurf atau surfing untuk meningkatkan impressions Google, jika dilakukan, anda akan kena banned lho.
12. Hati-hati menempatkan iklan pada halaman non-content
Mungkin anda pernah melihat blog yang seperti itu, yang jika kita buka hanya ada iklan adsense doang. Ini juga dilarang, satu saat Google pasti akan menyadari hal ini dan akan mem-banned akun adsense anda
13. Jangan memasukkan semua kata kunci dalam satu artikel
Para pakar sich mengatakan untuk masukkan kata kunci sebanyak mungkin dalam satu artikel, Google mengatakan jangan. Siapa yang harus Anda percaya, pakar atau Google yang akan membayar uang pada Anda untuk iklan mereka? Menulis artikel dengan konten yang menarik memang dibutuhkan dan penanaman kata kunci sangat dianjurkan untuk mendapatkan visitor tertarget, tapi hindari kata kunci yang berlebihan dan membuat aneh artikel anda.

14. Mendorong untuk melakukan Klik

Mendorong orang lain untuk mengklik iklan Anda dengan kalimat-kalimat seperti “klik di iklan saya dan saya akan klik pada Anda” atau “klik pada iklan saya untuk menemukan lebih banyak”, merupakan salah satu larangan dari google. Saya sich pernah menemui hal ini di beberapa forum/direktori, untung saya tidak ikut-ikutan. Ini dapat menyebabkan account adsense Anda akan di non-aktifkan lho.

15. Jangan gunakan MFA Template dan AdSense Arbitrage

Jangan gunakan MFA (Made for adsense) Template! Google telah melarang account yang digunakan mereka sejak 21 Juni 2007. Pada dasarnya anda menghasilkan banyak uang dengan metode arbitrage adsense ini. Anda akan dibawa pada posisi iklan untuk di dalam konten, pemilik situs pasti senang tetapi sayangnya Google sudah menghentikan tindakan seperti itu
Nakh, itu aja yang saya inget tentang larangan “keras” google tapi saya lihat sering dianjurkan dan digunakan oleh beberapa blogger. Ada saran lainnya?
Sumber :
http://jarnug.blogspot.com/2010/04/15-hal-yang-melanggar-aturan-google.html?showComment=1272533762977#c6773912234640087312

Rabu, 27 Juni 2012

Beberapa Permasalahan Bios


chip bios
Berikut ini adalah lima hal penting yang perlu diketahui seputar BIOS. Kemungkinan sebagian besar dari Anda tidak akan mengalami hal ini. Hanya saja untuk berjaga-jaga, sekiranya di antara hal berikut ini terjadi dengan PC, Anda telah mengetahui apa yang terjadi dan apa yang harus dilakukan.

01. Clear CMOS Saat Instalasi Motherboard Baru.
Pertanyaan: Perlukah melakukan clear CMOS, sebelum menginstalasi motherboard baru?
Jawab: Walaupun dalam banyak kasus, hal ini sama sekali tidak perlu dilakukan. Namun, hal ini sangat direkomendasikan untuk dilakukan sebelum menginstalasi komponen pada sebuah motherboard baru. Untuk menjaga kompatibilitas komponen hardware yang akan diinstal dengan motherboard. Sebab ada kemungkinan, komponen hardware yang digunakan pada masa pengujian QA (Quality Assurance), menggunakan komponen yang berbeda.
Masalah inkompatibilitas dapat saja terjadi, terutama pada setting CPU dan beberapa komponen pendukung lainnya.

02. Proses Tidak Sempurna pada Saat Update BIOS.
Pertanyaan: Apa yang harus dilakukan, sekiranya saat dilakukan update BIOS tiba-tiba sistem crash ataupun listrik padam?

Jawab: Inilah yang paling ditakutkan selama proses melakukan update BIOS. Musibah memang bisa terjadi di mana dan kapan saja. Yang harus dilakukan jika hal ini terjadi adalah sebagai berikut.
Lakukan secepatnya clear CMOS. Sekiranya sistem hang, sebelum mematikan ataupun melakukan reset, pindahkan jumper ke posisi clear CMOS. Tindakan ini semacam proses undo pada beberapa aplikasi. Dengan harapan, EEPROM pada BIOS akan kembali ke BIOS semula.
Kecuali motherboard Anda dilengkapi dengan BIOS back-up. Anda dapat dengan mudah melakukan restore BIOS utama. Mengandalkan BIOS backup yang tersedia pada motherboard Anda.

03. PC Gagal Melakukan Proses Booting.
Pertanyaan: Sesekali sistem mengalami gagal boot, setelah sistem dimatikan secara keseluruhan (cabut kabel AC, switch off pada PSU). Apa penyebabnya dan bagaimana mengatasinya?
Jawab: Sebaiknya, jika PC direncanakan tidak akan digunakan dalam waktu lama, maka catuan power AC ke PC dicabut. Atau minimal switch PSU di dalam posisi off. Namun setelah itu, PC mengalami gagal boot.
Ini terjadi karena belum meratanya catuan daya ke seluruh komponen PC. Termasuk BIOS. Ini yang menyebabkan proses boot gagal dilakukan dengan sempurna. Gejalanya adalah, PC menyala, namun tidak melanjutkan proses boot, bahkan tanpa terdengar bunyi POST code.
Yang perlu dilakukan sederhana. Beri interval waktu, setelah melakukan sambungan ulang power AC (kurang lebih 30 detik). Ini untuk memastikan PSU sudah beroperasi dengan optimal.
Memastikan tegangan listrik juga dapat membantu menyelesaikan masalah ini. Demikian juga dengan pemilihan PSU yang lebih berkualitas pada PC Anda.
04. Perlukah Update BIOS?
Pertanyaan: Pada situs resmi produsen motherboard yang digunakan, tersedia update BIOS. Perlukah melakukan update dengan BIOS versi terbaru?
Jawab: Alasan yang paling tepat untuk munculnya kebutuhan update BIOS adalah saat menambahkan kompatibilitas untuk sebuah komponen yang terpasang. Seperti harddisk ukuran 200 GB, CPU terbaru yang sering membutuhkan update BIOS untuk dapat berjalan dengan sempurna.
Juga tidak disarankan, untuk melakukan update BIOS dengan alasan memperbaiki salah satu software bug dari BIOS. Hal ini sangat jarang terjadi. Kecuali dinyatakan secara khusus.
Atau, dalam versi BIOS yang digunakan, terdapat banyak bug yang mengganggu. Update BIOS dengan alasan selain itu, memang tidak ada salahnya. Namun kemungkinan besar, itu hanya akan membuang waktu saja.
05. Setting BIOS Tidak Tersimpan pada CMOS.
Pertanyaan: Mengapa CMOS tidak menyimpan setting BIOS?
Jawab: Ada dua kemungkinan. Perhatikan POST yang diberikan saat booting. Jika pesan yang diberikan semacam ini “CMOS checksum invalid” atau “Invalid configuration, run Setup”, penjelasannya sangatlah sederhana. CMOS tidak dapat menyimpan setting BIOS, dikarenakan kurangnya daya dari baterai CMOS. Jadi, yang perlu dilakukan, hanyalah mengganti baterai CMOS dengan yang baru. Kebanyakan bertipe CR2032. Dan baterai ini relatif mudah didapatkan, tidak hanya tersedia pada toko komputer.
Semoga Bermanfaat.
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook

Jumat, 08 Juni 2012

Cara Merakit WajanBolic

Bahan:

1. Wajan Diameter terserah (lebih besar lebih bagus).
Bisa di beli di toko-toko terdekat di kota anda, lebih murah jika anda membeli di hipermart karena pengalaman kami beli di pasar susah dan musti harus tawar menawar, tetapi kalo di hipermart langsung ada harganya, harganya berkisar antar Rp.30.000 – Rp. 50.000
2. Pipa PVC 3dim, panjang 30cm
Bisa di beli di toko bangunan terdekat, yang kita butuhkan adalah 30Cm harga untuk tiap meternya berkisar Rp.20.000-Rp.30.000
3. Dop (tutup Pipa PVC 3dim) 2 buah
Bisa di beli di toko-toko bangunan terdekat di kota anda, harganya perbuah bekisar Rp.10,000- Rp.25.000
4. N konektor (N female)
Bisa di beli di http://pasar.jaylangkung.com dengan harga Rp. 32.500,-
5. Alumunium Foil
Bisa di beli di http://pasar.jaylangkung.com dengan harga Rp.30.000,- per-gulung bisa dijadikan lebih dari 10 kali pembuatan antena wajanbolic
6. Kawat Kuningan
Bisa di dapet dengan memotong kabel besar (kabel listrik) yang didalemnya ada kawat kuningan sekitar 0.5 mili meter
7. Baut, Mur-nya serta ring nya ukuran 10 atau lebih besar
Bisa di beli di toko bangunan di perkirakan sesuai kebutuhan anda supaya mounting ke ISP menjadi lebih bagus dan lebih kuat nancepnya ke tiang.

Perlengkapan dan cara Beli

1. Solder dengan timah tembaganya
Bisa di dapetkan di toko toko elektronik terdekat di rumah anda, atau biasanya pas waktu beli pipa PVC di toko bangunan kemungkinan ada, Harga berkisar Rp. 5000 sd Rp. 25.000 tergantung kualitas soldernya
2. Bor
Bisa di beli di toko bangunan terdekat harga berkisar antara Rp. 200.000 sd Rp. 500.000 atau kalo dana mepet bisa minta bantuan bengekelterdekat untuk melubangi wajannya
3. Isolasi bening dan Double tape
Bisa di beli di semua toko di samping kanan atau kiri kita yang jual double tape
4. Penggaris
Bisa di dapetkan di toko toko terdekat di kota anda, masak gak tau.. namanya penggaris… cape’ dehh

Cara Merakit

1. Kumpulkan peralatan dan perlengkapan diatas (ya pasti lah.. bagimana mo buat kalo kagak ada peralatan… hehehe)

  1. Melubangi Wajan
    Lubangi wajan dengan ukuran 12 atau 14 sesuai dengan baut mur yang anda beli di bikin 2 lubang untuk memperkuat stand nya pada pipa, untuk melubangi wajan di butuhkan bor, atau kalo gak punya bor anda bisa minta tolong bengkel2 terdekat untuk melubangi sesuai keinginan anda (dulu kita gini kena biaya sekitar 3000 perlubang) untuk lebih jelasnya liat gambar di bawah ini.
  2. Melubangi DOP (tutup Pipa PVC)
    Sekarang dengan ukuran yang sama, buatlah lubang yang sama juga dengan ukuran 12.
  3. Memasang dop ke wajan
    Pasang dop yang telah dilubangi ke wajan dengan membaut dop tersebut ke wajan,
  4. Menentukan jarak feeder,
    Potong Pipa paralon PVC 3 dim sepanjang 30 cm, kemudian tentukan jarak feedernya dengan melihat rumus antena kaleng dibawah ini :
    Setelah mendapatkan feedernya (daerah bebas alumunium foil) tandai jarak tersebut, Contoh :
    Parabolic dish dg D = 70 cm, d = 20 cm maka jarak titik focus dari center dish : F = D^2/(16*d) = <70^2>
    http://konten.jaylangkung.com/feeder.swf
    Pada titik focus tsb dipasang ujung feeder. Untuk mendapatkan gain maksimum.
  5. Memasang alumuniumfoil
    Setelah di-tandai, bungkus PVC paralon dengan dgn aluminium foil pada daerah selain feeder, klo aluminium foil yang ada tanpa perekat, maka untuk merekatkan nya bisa menggunakan double tape.
  6. Melubangi pipa serta Menyolder N konektor,
    Tambahkan kawat tembaga pada ujung N konektor dengan cara menyolder, untuk panjang kawat tembaganya bisa di liat di sini
    http://www.saunalahti.fi/elepal/antenna2calc.php
    dengan melihat rumus di atas, itu lubangi pipa PVC sesuai dengan kebutuhan (sebesar N konektor)






  7. Pasang N konektor ke lubang tersebut,
  8. Memasang Alumunium foil ke DOP
    Selanjutnya dop yang masih belum dipakai di pasang alumunium foil di dalemnya.


  9. Langkah terakhir adalah memasang rakitan pipa pvc yang telah disusun diatas ke dop yang telah di baut ke wajan,
  10. Selesai deh.. Mudah bukan??..
lalu kita akan lanjutkan ke:

Cara Menggunakan WajanBolic

  1. Rakit dulu antena wajan yang telah siap di pakai seperti diatas, atau membeli antena bisa di beli disini : http://jaylangkung.com/?page_id=68
  2. Tersenyumlah sebelum memasang, hehehehe… yakinlah pasti bisa untuk di koneksikan ke ISP atau basecamp RTRW-Net terdeka.. teriakkan dengan keras “INI SANGAT MUDAH!!!” sebanyak 10 kali
  3. Lengkapilah lah peralatannya seperti :
    • RJ45 secukupnya (lebih dari 2 jaga-jaga crimping ulang.. hehehe)
    • Photobucket
    • Kabel UTP secukupnya sampe di atas tiang paling atas
    • Photobucket
    • Kabel Listrik secukupnya plus colokannya
    • Crimping tool
    • Photobucket
    • Tester (kalo ada) memastikan kabel UTP yang telah di pasang RJ45 telah OK
    • Photobucket
    • BOX buat naruh Radio (akses poin) di atas, bisa pake tupper ware (tempat kue yang gak ke pake)
    • Solasi / lakban secukupnya
    • Tiang yang agak tinggi secukupnya, untuk menaruh antena Wajan Bolic di atas atap (kalo tempat anda tinggi, cukup pipa paralon aja)
  4. Pastikan Kabel UTP ujung satu dan ujung lainnya telah terkonekkan semua.
  5. Pasangkan Pigtail ke Pipa yang telah terpasang N konektor (N Female), dan ujung lainnya ke Radio (akses poin).
  6. Photobucket
    Photobucket

    Photobucket

    Photobucket
  7. Pasangkan UTP yang telah di pasang RJ45, ujung satunya ke Radio (akses poin) yang telah di masukkan ke dalam tupper ware (tempat kue / box apa saja yang ada), dan ujung lainnya masuk ke lancard komputer
  8. Photobucket

    Photobucket
  9. Bawa keatas radio ama wajanBolic nya pasang di tiang untuk melakukan wardriving, pastikan dalam keadaan dan posisi yang LOS (Line Of Sight)
  10. Puter ke kanan dan kekiri untuk pointing ke signal yang terbaik yang ingin di tuju. setelah itu konekin dehh.
  11. Photobucket

    Photobucket
  12. lanjutkan dengan tutorial untuk mengkonekkan radio ke pemancar (misalkan ke RTRW-Net) artikel bisa di dapat kan disini : http://jaylangkung.com/?p=49
  13. Bercanda lagi dengan teman-teman se RT RW net.. hehehe.. ceting, browsing, dan lain-lain.




Cara menyambung kabel usb :

Gampang itu mas, pake LM7805 aja, beres :) (harganya paling mahal 5 ribu)
kabel yang panjang bisa memakai kabel UTP atau USB, saya sarankan UTP 8 core aja, gabung 2 kabel jadi satu sehingga dari 8 kabel jadi 4 kabel. Nah ujung-ujungnya dihubungkan dengan kabel USB. Colokin deh. beres.
untuk ilustrasi silahkan lihat (maaf gambarnya jelek, maklum di sket aja: